9 Keistimewaan Karakteristik Penulis

9 Keistimewaan Karakteristik Penulis post thumbnail image

Penulis, sebuah profesi yang tak terwujud dalam waktu semalam suntuk, bukan juga sebuah profesi yang bisa dianggap remeh. Pelik perjuangan seseorang penulis menjadikannya sosok yang diberkahi banyak keistimewaan.

Tulisan yang dihasilkanya bukan hanya sekadar tulisan dengan kata tamat di akhir, tapi bagaimana menghasilkan sesuatu yang baik, memikat dan bermanfaat bagi pembacanya. Pantaslah bila penulis memiliki keistimewaan pada karakter mereka.

9 Keistimewaan Karakteristik Penulis, mungkin ada karaktermu di sana:

  • Peka             

Tak ada penulis yang tak peka, radar tak kasat matanya dengan sigap menangkap signal atas apa yang mereka amati dengan pancaindra di lingkungan tempatnya berada.

Hasil pengamatan itulah yang kemudian menjadi pematik tercetusnya ide untuk dikembangkan menjadi tulisan.

Dalam hal membaca, penulis adalah tipe pembaca yang lebih peka dari pembaca pada umumnya. mereka lebih teliti mengamati diksi-diksi baru yang dijumpainya, peka mengamati bagaimana cara penulis lain menyampaikan gagasannya, peka terhadap plot, alur, sampai penempatan puncak konflik.

  • Mudah Bersosialisasi

Bila ada yang masih menyebut penulis itu individualis, berarti dia belumlah kenal sosok penulis itu secara utuh. Betul kalau penulis lebih banyak menghabiskan waktunya bersama laptop, duduk sendiri di kamar. Tapi itu belum bisa menggambarkan sosok penulis sebenarnya. Lingkup dan tuntutan konten tulisan mengharuskannya bisa beradaptasi dan sosialisasi dengan lingkungan.

Sebagai contoh, dalam menyelesaikan tulisannya, seorang penulis dituntut untuk bisa menjalin komunikasi. Seperti saat dia mencari data untuk tulisan melalui wawancara atau menyebarkan kuesioner, kemampuan bersosialisasi dan komunikasi mutlak diperlukan.

Bagaiamana cara penulis membuka pembicaraan sampai bisa menarik hari para narasumber dan membuat mereka bersedia membagi pengetahuan dan pengalaman. Semakin lihai penulis bersosialisasi dengan narasumber, semakin besar peluangnya mendapatkan akurasi data guna menjadikan artikel atau tulisannya semakin berbobot.

  • Memiliki Ladang Amalan Sejak Masih di Dunia

Pernah mendengar kata passive income? Istilah ini kerap dipakai saat membahas tentang perencanaan keuangan. Pendapatan pasif atau pendapatan yang masih diperoleh bahkan saat kita sudah tak lagi aktif bekerja. Begitu pula seorang penulis, dari setiap tulisan positif yang disebar bisa diibaratkan passive income baginya kelak saat dia sudah tak lagi di dunia. Catatan atau tulisan yang disebarkan tentunya sesuatu membawa dampak positif tak berunsur negatif pun menjerumuskan.

  • Disiplin

Disiplin kerap dihubungkan dengan waktu, seperti datang dan pulang tepat waktu kemudian mengerjakan pekerjaan dengan rutin. Bila dilihat dari sudut yang lebih luas, disiplin bisa diartikan menghasilkan karya dengan kualitas yang senantiasa meningkat.

Itu yang menjadi alasan mengapa seorang penulis pasti jauh dari kata malas. Mereka sangat menghargai waktu, rajin memperbaiki diri dan karyanya. Sesempit dan sesingkat apapun waktu tetaplah berharga. Bahkan di kala menunggui anak tidur, sesaat sebelum waktu tidur malam, beberapa menit sebelum masuk dapur di pagi hari bisa jadi golden moment-nya seorang penulis.

Waktu yang sedemikian itu membuat penulis kerap disebut sebagai pekerja tanpa pola yang rapih dan teratur. Meskipun ada rekan-rekan penulis yang bekerja dengan penuh keteraturan dan pola kerja yang pasti.

Diantara perbedaan waktu kerja tersebut, seorang menulis tetap mampu menjaga kedisiplinan mereka dalam berkarya.

  • Komitmen

“Komitmen merupakan tindakan bukan hanya kata-kata.” Ungkap seorang filsuf Perancis, Jean-Paul Sartre.

Keistimewaan karakteristik penulis juga terletak pada cara mereka berkomitmen. Siapa pun yang begitu terikat dengan profesinya akan terpacu untuk menghasilkan karya secara konsisten.

Artikel terkait komitmen.

  • Abadi Tak Lekam oleh Waktu

Beberapa dari generasi milenial mungkin ada yang baru mengenal sosok Pramoedya Ananta Toer, WS. Rendra, Sapardi Djoko Damono, NH. Dhini melalui karya yang mereka tinggalkan.

Mereka para penulis yang telah meninggalkan jejak karya yang abadi. Karya tulis yang masih terus menemui pembacanya meskipun penulisnya telah tiada. Jasad mereka terkubur dalam tanah, ruh telah kembali pada Sang Pencipta, tapi karyanya tetap menjejak bumi, tetap menginspirasi dan membuka banyak sudat pandang baru.

Seperti dalam buku ePILOG karya Putu Arcana, beliau menuturkan pandangan dan hasil risetnya terhadap kehidupan Pramoedya selama dalam pengasingan di pulau Buru, juga kehidupan pelik yang dialami WS. Rendra. Sebuah tulisan yang juga sebagai bukti bahwa sebuah karya bisa menjadi bahan untuk ditelaah atau diteliti meskipun beberapa puluh tahun berlalu.

  • Kreatif

Kreatif atau kemampuan menciptakan, mencetuskan juga merupakan keistimewaan yang dimiliki penulis.

Kreatifitas merupakan urat nadi dari sebuah proses. Tidak ada sebuah proses yang bisa terus berjalan tanpa nafas kreatifitas di dalamnya.

Hal itulah yang membersamai kehidupan penulis. Ide yang tadinya abstrak, kini bisa terealisasi dengan dijembatani oleh sisi kreatif penulis.

Baca juga artikel kepenulisaan: 9 Penyebab Tulisan Nggak Kelar

  • Istiqomah menjalani proses

Proses menjadi satu kata wajib dalam kamus penulis. Untuk disebut sebagai penulis, tak cukup mengandalkan beberapa judul artikel, puisi, cerpen ataupun karya sastra lainnya. Penulis harus punya keteguhan hati dalam meniti tahap demi tahap proses yang menjadikannya lebih baik.

  • Terbiasa dengan tekanan

Penulis pasti akrab dengan tekanan dan deadline. Dua hal bila dipandang baik akan menstimulasi adrenalin penulis untuk memberikan versi terbaik dirinya melalui tulisan. Namun penulis tetaplah manusia biasa, mereka juga pernah merasakan jenuh, bosan, sakit bahkan stress saat menghadapi target.

Nah, di sinilah letak keistimewaan karakteristik penulis karena mereka tak mau berlama-lama membiarkan diri dirundung rasa jenuh, karena merangkai kata menjadi makna sudah begitu mengadiksi mereka.

Selamat menulis kawan, selamat merekam jejakmu dan menjadi makhluk Tuhan yang penuh keistimewaan.

Oleh : Mina Megawati

di hari Pahlawan 10 November 2020

23 thoughts on “9 Keistimewaan Karakteristik Penulis”

  1. Dedew says:

    Wah jadi tersanjung nih bacanya hihi merasa penulis banget deh eyke..memang penulis kudu sabar dan tahan banting biar sukses…

    1. mega says:

      Iya Kak Dedew, penulis kudu sabar ngelewatin prosesnya. Semangat terus ya, Kak ^-^

  2. Sultan says:

    Poin disiplinnya yang masih sulit. Kadang masih rada keteran dengan deadline. 9 Karakteristik di artikel ini patut dilakukan bagi yang ingin meniti jalan sebagai penulis.

    1. mega says:

      Kak Sultan kalau kata Dee Lestari, Deadline ganti dengan Birthdate. Bikin semangat dan itu tanda awal lahirnya karya kita. Semangat terus, Kak ^-^

  3. Fadli Hafizulhaq says:

    Semua hal yang mbak tuliskan ini membuat saya merasa istimewa. Memang menjadi penulis itu tidak gampang, terutama dalam membangun komitmennya

    1. mega says:

      Komitmen sama diri sendiri aja sulit ya apalagi sama yg lain #ehsalfok…
      Bener banget, Mas. Penulis kudu komitmen dan punya tujuan yang jelas.
      Semangat terus, Mas Fadli ^_^

  4. Koko Nata says:

    Semiga ada di kita semua 9 ciri di atas, ya…

    1. mega says:

      Aamiin, selama tak putus usaha Insyallah, Kak ^-^

  5. tari says:

    maksudnya lekang ya? kalau lekam itu semacam dipegang. berarti aku bukan penulis, gak disiplin soale, hehe

    1. mega says:

      Maaf baru sempet merespon.
      Eh iya bener, Mba… 😉
      Semangat untuk selalu disiplin Mba Tari.

  6. Milda Ini says:

    Poin terakhir,a aku kurang sepakat ama bahasanya, tekanan mungkin tapi aku lebih suka digabungkan dengan disiplin deh, hehehe. karena detlen bikin disiplin buat aku

    1. mega says:

      Iya betul Mak Milda, Deadline=Birthdate—-> Bikin Disiplin. Sukses terus, Mak ^-^

  7. djayanti says:

    duuh disiplin dan komitmen ini masih PR banget nihh buat saya, mudah2an setelah ini bisa istiqomah buat belajar nulis

    1. mega says:

      Kak Djayanti, disiplin dan komitmen memang harus diperbaharui setiap saat. Karena namanya manusia pasti mengalami pasang surut. Saya pun masih kerja keras untuk selalu disiplin. Semangat ya, Mba ^_^

  8. Rika Widiastuti Altair says:

    MasyaAllah, makin bangga dengan penulis. Dan saya pun bangga menjadi penulis meski masih amatiran. Nah, bener bgt tuh mba, tulisan kita bisa jd amal jariyah. Penulis boleh mati, tetapi tidak dengan tulisannya.

    1. mega says:

      Kak Rika, bener banget dan jangan kuatir. Mereka yang hebat seperti Dee Lestari, Okky Madasari awalnya melewati fase amatiran kok. Mereka terus berkarya sampai jadi seperti sekarang. Semangat saling menyemangati, Mba^_^

  9. Tika says:

    Makasih udah menyuarakan suara hati kita semua para penulis kak
    *terharu

    1. mega says:

      Sama2 Kak Tika. Boleh dong ya kita menghargai jerih payah kita sebagai penulis dengan kasih apresiasi ke diri. Semangat terus, Mba ^_^

  10. Nufazee says:

    Sembilan karakter ini beneran ada dan terus diuji huhu, khususnya disiplin, lalu tekanan wekeke tekanan deadline dan suara bayik berlomba lomba

    1. mega says:

      Hai Mba Nufazee, iya bener Mba sejak rutin menulis tekanan deadline memacu saya untuk disiplin. Lama kelamaan udah jadi kebiasaan, tapi perlu proses lama dan kesabaran yang tinggi, Mba ^_^

  11. kalau yang mudah bersosialisasi itu aku kok nggak merasa ya? soalnya sampai sekarang aku masih termasuk yang sulit beradaptasi dengan orang-orang baru

    1. mega says:

      Hallo maaf baru bisa merespon, Mba.
      Untuk sosialisasi ini sy alami karena banyak menulis yang perlu narasumber.
      Seringnya berhubungan dengan narasumber, wawancara, dll membuat skill komunikasi meningkat dan rasa minder perlahan bisa dikendalikan, Mba ^_^

  12. Penulis emang mesti peka ya. Ada banyak ide di sekitar kita dan memerlukan semangat mengejar ilmu. Happy dalam proses menjadi penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post