IDN Media; Solusi Marketing Strategy di Bulan Ramadan

Digitalisasi meroket di masa pandemi, benarkah?

Pengguna sistem digital selama masa pandemi telah merambahi konsumen dari berbagai generasi. Bagaimana tidak, keterbatasan kontak fisik sebagai akibat dari anjuran pemerintah untuk melaksanakan aktivitas di rumah, mau tidak mau menyebabkan sebagian besar kegiatan masyarakat harus beralih ke ranah daring. Ranah yang sebelumnya begitu ekslusif, diakuisisi oleh Generasi Milenial dan Gen Z atau lebih dikenal dengan Generasi NET, kini menjadi masif.

Hambatan mobilitas, banyaknya waktu luang makin meluaskan kesempatan para konsumen untuk melakukan online surfing dan shopping. Terlebih lagi pada bulan Ramadan. Tidak hanya kegiatan religius masyarakat yang makin padat, namun juga tingkat konsumsi yang meningkat secara signifikan. Di sisi inilah marketing strategy di bulan Ramadan dituntut sekreatif mungkin.

Pelaku bisnis harus jeli dalam menanggapi perubahan yang terjadi. Seperti perubahan pola perilaku digitalisasi konsumen. Sebelumnya, perilaku mereka sebatas AIDA. Mulanya konsumen memberi perhatian (attention), kemudian tertarik (interest) pada produk kita, lalu memiliki hasrat untuk membeli (desire), dan akhirnya membeli (action).

Sekarang, kompleksitasnya mengalami pergeseran menjadi AISAS. Diawali dengan perhatian (attention), kemudian timbul ketertarikan (interest), setelah tertarik konsumen tidak langsung membeli, tapi mereka mulai mencari informasi (search) terkait brand dan produk yang kita tawarkan. Hasil dari pencarian itulah yang menentukan apakah konsumen langsung membeli (action) atau tidak. Kalau transaksi terjadi, mereka tak menunggu lagi untuk membagi (share) pengalamannya menggunakan produk kita.

Nah, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi saat mereka mencari (search) lantas tidak mendapati cukup informasi yang dibutuhkan? atau lebih parahnya informasi yang tersedia tidak memancing ketertarikan, maka alih-alih membeli mereka bisa saja beralih pada produk lain. Tentu kita tak mau itu terjadi pada brand atau produk kita, kan?

                               IDN Media HQ, Jakarta

Marketing Agency memiliki peran membantu para pemilik brand mendekati calon konsumen, memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya. Atas dasar itulah IDN Creative, agensi digital multi-platform hadir. Mereka membawa insight segar yang berfokus pada brand strorytelling, kreasi konten, dan aktivasi online. Insight yang akan membantu pelaku bisnis untuk mencuri perhatian konsumen pada kelompok usia yang berdaya beli tinggi.

Apa saja insight mereka, ya? Let’s check it out:

Speak Their Language

Tahun ini jadi Ramadan kedua yang mengharuskan umat muslim tetap berada di rumah. Bisa diperkirakan hal ini akan membawa beberapa perubahan pada perilaku konsumsi digital Generasi Milenial dan Z di Indonesia. Di saat inilah kemampuan brand dalam menyampaikan brand message menjadi hal terpenting yang harus diperhatikan. Menghubungkan topik-topik yang sedang hype akan mampu menciptakan kedekatan, membangun kepercayaan audiens yang menjadi target pasar.

Menurut penelitian IDN Creative, konten yang bersifat ringan rupanya 2x lebih banyak dicari oleh Generasi Milenial dan Z di Indonesia. Pencarian konten dengan topik hiburan pun meningkat sebanyak 6x dari biasanya. Dalam case IDN Media, artikel berjudul “5 Alasan Jangan Nonton Drama ‘Wolrd of Marriage’ Pas Puasa” tentu menjadi bacaan yang pas untuk menemani mereka saat menunggu waktu berbuka.

                  Timmy (Sebutan IDN Creative Team)

Go Hyper-Local, Go Hyper-Relevant

Ramadan di rumah enaknya ngapain ya? Dengan banyaknya waktu luang, kita bisa rutin menyiapkan sajian buka puasa yang nikmat dan menarik untuk keluarga. Realita ini akan membuat pencarian konten pilihan menu dessert meningkat secara signifikan. Nah, di sinilah perlunya kecermatan mengatur relevansi konten yang disajikan dengan keinginan audiens. Kondisi seperti itu akan dapat menghasilkan output yang lebih optimal.

Seperti campaign Indomilk pada Ramadan tahun lalu, IDN Creative menghubungkan brand susu kental manis tersebut dengan Yummy, salah satu unit bisnis IDN Media yang fokus pada konten kuliner, untuk menstimulasi eksplorasi resep menggunakan produk Indomilk dari para audiens.

IDN Creative juga mendorong munculnya ide-ide inovatif dan unik, sambil tetap memenuhi keingintahuan audiens. Seperti ide mengeksplorasi susu kental manis yang tak hanya bisa diolah menjadi makanan manis, tapi juga ke jenis makanan gurih lho. Pada intinya, brand harus mampu menyampaikan cerita yang tepat, kepada orang yang tepat, melalui media yang tepat, dan tentunya pada waktu yang tepat pula.

Tailor-Made Your Stories

Siapa yang tak suka dengan cerita? Saat mendengar atau membacanya bisa memancing rasa ingin tahu dari dalam diri. Cerita dapat menyentuh sisi personal seseorang. Di sanalah kedekatan akan terjalin.

Menurut IDN Creative, kurangnya pendekatan secara personal dan terlalu banyaknya generalisasi pada konten tak akan menghasilkan output yang optimal. Penting untuk diingat bahwa Generasi Milenial dan Z memiliki perilaku dan preferensi yang berbeda. Untuk itu, aplikasi pendekatan personal pada konten yang diproduksi tentu akan menyentuh mereka secara lebih dalam. Hal ini juga perlu diperluas secara masif dengan menerbitkan konten tersebut di beberapa publisher sekaligus.

Di IDN Media, topik konten yang sama mengenai menu berbuka puasa bisa disajikan dalam bentuk berbeda sesuai dengan karakter audiens di masing-masing publisher. Text-based content berjudul “5 Resep Takjil yang Bikin Ingat Masa Kecil” yang dipublikasikan IDN Times dan kemudian diolah menggunakan perspektif keluarga untuk ditayangkan di Popmama.com. Lalu untuk memberikan output yang optimal, konten pun disajikan dalam bentuk video-based content di Yummy. Dengan begitu, pesan yang dibawa oleh brand dapat dijangkau audiens dengan persona yang lebih beragam.

Nah, masih berfikir dua kali untuk mengoptimalkan Marketing Strategy brand-mu di Bulan Ramadan bersama IDN Media?

                Robiatur Rasyid, Head of IDN Creative

Tentang IDN Creative

IDN Creative adalah agensi digital multi-platform yang focus pada brand storytelling, kreasi konten, dan aktivasi online.

Tentang IDN Media

IDN Media adalah perusahaan media platform untuk Milenial dan Gen Z di Indonesia, dengan lebih dari 60 juta Monthly Active Users (MAU). Visi kami adalah mendemokratisasi informasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Kontak

Zefanya Deby

Head of Communications

Zefanya.deby@idntimes.com

081315658052

Saraya Adzani

Senior PR & Partnership Associate

Saraya.adzani@idtimes.com

081218862176

Saya Mina Megawati, panggil Bunda Mega. Ibu dari seorang putri dan putra. Blog “Cerita Bunda” merupakan blog khusus tentang Menulis dan Lifestyle. Ini adalah media penampung hobi menulis bunda mulai dari opini, review tontonan dan bacaan, travelling, kuliner sampai tentang kesehatan dan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post Resensi Novel : Pasung Jiwa – Manusia dan Sebuah Usaha Menemukan Kebebasan
Next Post Pandemi di Bali; Kesunyian dan Esensi Catur Brata Penyepian